Berita

Sarapan Mie Ayam dan Bakso, Lapas Narkotika Karang Intan Bangun Kebersamaan dan Kekeluargaan

×

Sarapan Mie Ayam dan Bakso, Lapas Narkotika Karang Intan Bangun Kebersamaan dan Kekeluargaan

Sebarkan artikel ini

Karang Intan, Porosmetro.com

Kebersamaan mewarnai suasana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan ketika Kepala Lapas, Yugo Indra Wicaksi, bersama seluruh jajaran menggelar ramah tamah dan sarapan pagi berupa mie ayam dan bakso. Canda, obrolan ringan, dan suasana penuh keakraban mengiringi kebersamaan tersebut, sekaligus menjadi ruang bagi seluruh jajaran untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, dan menguatkan semangat kekeluargaan dalam menjalankan tugas, Senin (10/08/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membuka komunikasi yang lebih hangat, serta memperkuat kebersamaan antarseluruh jajaran. Di tengah padatnya pelaksanaan tugas pemasyarakatan, momen makan bersama memberikan kesempatan bagi pegawai untuk berinteraksi secara lebih dekat, bertukar cerita, dan membangun hubungan kekeluargaan yang mendukung terciptanya suasana kerja yang harmonis.

Ramah tamah berlangsung santai dan penuh keakraban. Canda dan obrolan ringan menghidupkan suasana, sekaligus menghadirkan energi positif bagi jajaran setelah melaksanakan apel pagi. Momen tersebut juga memperkuat rasa saling menghargai, saling mendukung, dan solidaritas sebagai satu keluarga besar Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa kebersamaan dapat tumbuh dari berbagai aktivitas sederhana yang mampu mempertemukan jajaran dalam suasana yang lebih santai dan dekat.

“Kebersamaan tidak selalu dibangun melalui kegiatan yang besar. Momen sederhana seperti sarapan bersama dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang lebih baik, dan menumbuhkan rasa saling memiliki di antara seluruh jajaran. Kekompakan yang terbangun dari hal-hal sederhana inilah yang menjadi kekuatan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Yugo.

Menurutnya, lingkungan kerja yang harmonis dapat mendorong semangat kerja yang positif, memperlancar koordinasi, serta memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan tugas pemasyarakatan. Karena itu, ia mendorong seluruh jajaran untuk terus menjaga komunikasi, kebersamaan, dan sikap saling mendukung dalam menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.

“Saya berharap suasana kekeluargaan seperti ini terus kita jaga. Ketika kita saling mendukung dan membangun komunikasi yang baik, pekerjaan akan terasa lebih ringan dan tujuan organisasi dapat kita capai bersama. Jadikan kebersamaan sebagai kekuatan untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik,” tambah Yugo.

Melalui kegiatan ramah tamah dan sarapan bersama, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus membangun budaya kerja yang humanis, solid, dan kolaboratif. Kehangatan yang tercipta dalam kebersamaan menjadi bagian dari upaya memperkuat internal organisasi sekaligus mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan secara profesional.

Kebersamaan yang tumbuh dari ruang sederhana menjadi pengingat bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada pelaksanaan tugas, tetapi juga pada hubungan yang harmonis, komunikasi yang terbuka, dan semangat untuk saling mendukung. Dengan fondasi tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berkomitmen menjaga kekompakan jajaran dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (nta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *