Karang Intan, Porosmetro.com –
Komitmen dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba terus ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Kamis 26 Maret 2026, langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan BNN Kota Banjarbaru, yang dirangkaikan dengan pelaksanaan tes urine bagi petugas dan warga binaan.
Kegiatan ini menjadi bentuk sinergisitas antarinstansi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Pelaksanaan tes urine dilakukan secara transparan dan akuntabel, sebagai langkah deteksi dini sekaligus memastikan integritas seluruh elemen di dalam Lapas.
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian penting dalam memperkuat komitmen bersama menuju Lapas yang benar-benar bersih dari narkoba.
“Sinergi dengan BNN ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi langkah konkret dalam memastikan bahwa lingkungan Lapas tetap steril dari penyalahgunaan narkoba. Kami ingin menghadirkan rasa aman dan kepercayaan, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas,” ujar Yugo.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 dimanfaatkan untuk memperkuat integritas dan profesionalisme petugas, serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya hidup sehat dan bebas narkoba.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Banjarbaru, Arif Wahyu Bibitharta, SH., MH., MM., mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan oleh Lapas Narkotika Karang Intan dalam menjalin kolaborasi.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen Lapas Karang Intan yang terbuka dan aktif bersinergi dengan BNN. Upaya seperti ini sangat penting untuk menciptakan sistem pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. Pencegahan harus dimulai dari dalam, dan ini adalah contoh nyata yang patut diapresiasi,” ungkap Arif.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kerja sama, tetapi juga memberikan pesan kuat kepada masyarakat bahwa upaya pemberantasan narkoba memerlukan kolaborasi berbagai pihak. Dengan adanya sinergi yang solid, diharapkan Lapas tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Karang Intan kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pembinaan, tetapi juga aktif dalam mendukung program nasional pemberantasan narkotika demi masa depan yang lebih baik. (ism)











