Karang Intan, Porosmetro.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menghadirkan inovasi pelayanan yang humanis dan memberikan dampak positif bagi warga binaan. Dalam kunjungan kerja Anggota Komisi XIII DPR RI, Muhammad Rofiqi, Jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan memperkenalkan sekaligus menunjukkan secara langsung inovasi pelayanan pemasyarakatan bertajuk “Jembatan Hati” kepada Anggota Komisi XIII DPR RI beserta jajaran yang hadir, Selasa (19/05/2026).
“Inovasi Jembatan Hati” merupakan program yang bertujuan menjembatani kembali komunikasi dan hubungan emosional antara warga binaan dengan keluarga yang sempat terputus akibat berbagai kondisi. Melalui program ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga pemulihan hubungan sosial dan dukungan psikologis bagi warga binaan.
Program tersebut dilaksanakan melalui penelusuran data keluarga warga binaan, koordinasi lintas instansi, serta penyediaan layanan komunikasi secara humanis, terukur, dan berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, Muhammad Rofiqi juga menyaksikan secara langsung jalannya inovasi “Jembatan Hati” melalui layanan video call antara warga binaan dan keluarganya. Suasana haru tampak saat beberapa warga binaan kembali berkomunikasi dengan keluarga yang telah lama tidak terhubung.
Tidak hanya menyaksikan pelaksanaan layanan tersebut, Muhammad Rofiqi juga sempat berdialog langsung dengan warga binaan yang sedang melakukan video call. Selain itu, ia turut berbincang dengan keluarga warga binaan melalui sambungan video call untuk mendengarkan secara langsung kondisi serta harapan keluarga terhadap proses pembinaan yang dijalani warga binaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Interaksi tersebut menciptakan suasana hangat dan penuh empati dalam pelaksanaan kunjungan kerja tersebut.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa inovasi “Jembatan Hati” lahir dari semangat pemasyarakatan yang mengedepankan sisi kemanusiaan dalam proses pembinaan warga binaan.
“Kami ingin menghadirkan pembinaan yang lebih humanis dan menyentuh sisi emosional warga binaan. Melalui inovasi Jembatan Hati, kami berupaya membantu warga binaan kembali menjalin komunikasi dengan keluarga sebagai bentuk dukungan moral dan motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Yugo Indra Wicaksi.
Sementara itu, Anggota Komisi XIII DPR RI, Muhammad Rofiqi, mengapresiasi inovasi yang dijalankan oleh Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan karena dinilai memberikan dampak positif terhadap proses pembinaan warga binaan.
“Saya melihat inovasi ini sangat baik dan menyentuh sisi kemanusiaan. Hubungan keluarga memiliki peran penting dalam proses pembinaan dan pemulihan mental warga binaan. Program seperti ini patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pada pendekatan humanis dan sosial,” ungkap Muhammad Rofiqi.
Melalui inovasi “Jembatan Hati”, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang lebih dekat dengan nilai-nilai kemanusiaan.
Program ini diharapkan mampu menjadi jembatan harapan bagi warga binaan untuk memperbaiki hubungan keluarga, membangun semangat perubahan, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat dengan lebih baik. (nta)












