Berita

Kalapas Karang Intan Yugo Indra Wicaksi Dampingi Kepala BNNP Kalsel Cek Hasil Karya Narapidana

×

Kalapas Karang Intan Yugo Indra Wicaksi Dampingi Kepala BNNP Kalsel Cek Hasil Karya Narapidana

Sebarkan artikel ini

Karang Intan, Porosmetro.com

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menampilkan berbagai produk unggulan hasil karya warga binaan yang kemudian mendapat perhatian dan apresiasi dari Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan, Brigjen Pol. Asep Taufik, S.I.K., saat meninjau program pembinaan kemandirian warga binaan sebelum kegiatan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkotika dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Rabu (10/06/2026).

Didampingi Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, Kepala BNNP Kalimantan Selatan mengamati secara langsung berbagai produk unggulan hasil karya warga binaan yang lahir dari program pembinaan kemandirian. Produk tersebut meliputi sayuran hasil perkebunan, teh mint Laskarin, Sasirangan Kaynakarin, sabun cuci piring, miniatur berbahan kayu, hasil restorasi motor, serta Pentol Kuah Laskarin. Beragam produk tersebut mencerminkan keterampilan, kreativitas, dan produktivitas warga binaan yang terus dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.

Berbagai produk tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan produktivitas warga binaan. Selain menjadi sarana pembelajaran, program pembinaan kemandirian juga membekali warga binaan dengan keterampilan kerja dan jiwa kewirausahaan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kepala BNNP Kalimantan Selatan, Brigjen Pol. Asep Taufik, S.I.K., mengapresiasi berbagai hasil karya yang ditampilkan dan menilai program pembinaan yang dijalankan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan telah memberikan dampak positif bagi pengembangan potensi warga binaan.

“Saya melihat hasil karya warga binaan di sini sangat baik dan beragam. Produk-produk yang dihasilkan menunjukkan bahwa pembinaan yang diberikan berjalan secara nyata dan memberikan manfaat. Keterampilan seperti ini sangat penting sebagai bekal bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan kemampuan yang dapat mendukung kehidupan yang lebih baik dan produktif,” ujar Asep Taufik.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari aspek keamanan, tetapi juga dari kemampuan lembaga pemasyarakatan dalam membangun perubahan positif bagi warga binaan. Ia menilai berbagai produk unggulan yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi sekaligus potensi untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian dan kesiapan warga binaan dalam berintegrasi kembali dengan masyarakat.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menjelaskan bahwa program pembinaan kemandirian menjadi salah satu fokus utama dalam membentuk warga binaan yang produktif, terampil, dan siap menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.

“Kami terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membangun mental, disiplin, rasa tanggung jawab, dan kepercayaan diri warga binaan. Produk-produk yang dihasilkan hari ini menjadi bukti bahwa warga binaan memiliki potensi besar untuk berkembang dan berkarya apabila diberikan kesempatan, pembinaan, serta pendampingan yang tepat,” tegas Yugo.

Salah satu warga binaan pembuat Sasirangan Kaynakarin, Guntur, mengaku bangga karena hasil karya yang dibuat bersama rekan-rekannya mendapat perhatian dan apresiasi dari para tamu yang hadir.

“Kami merasa senang dan semakin termotivasi untuk terus belajar dan berkarya. Melalui program pembinaan ini, kami memperoleh keterampilan baru yang sangat bermanfaat. Kami berharap keterampilan yang kami miliki dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan mandiri setelah kembali ke masyarakat,” ungkap Guntur.

Melalui berbagai program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus berkomitmen menciptakan pembinaan yang berdampak nyata bagi warga binaan.

Beragam produk unggulan yang dihasilkan tidak hanya mencerminkan kreativitas dan keterampilan warga binaan, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan yang tepat mampu menumbuhkan harapan, membangun kemandirian, serta membuka peluang kehidupan yang lebih produktif dan bermanfaat di masa depan. (nta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *