Berita

Dua Puluh Tiga Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Antusias Ikuti Pembelajaran Huruf dan Angka

×

Dua Puluh Tiga Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Antusias Ikuti Pembelajaran Huruf dan Angka

Sebarkan artikel ini

Karang Intan, Porosmetro.com –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui pelaksanaan kegiatan pendidikan pengentasan buta aksara dengan pembelajaran Pengenalan Huruf dan Angka. Program ini membekali warga binaan dengan kemampuan literasi dasar sebagai upaya meningkatkan kualitas diri serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah Masyarakat, Rabu (17/06/2026).

Sebanyak 23 orang warga binaan mengikuti kegiatan pembelajaran tersebut dengan penuh antusias. Program pendidikan ini dilaksanakan menggunakan sistem Training of Trainer (TOT) dengan melibatkan warga binaan yang sedang mengikuti program perkuliahan sebagai bantuan pengajar. Pendekatan ini menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, komunikatif, dan saling mendukung antarwarga binaan.

Selama kegiatan berlangsung, petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Taufik Hidayat, melaksanakan pendampingan dan pengawasan untuk memastikan proses pembelajaran berjalan tertib, aman, serta memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta.

Taufik Hidayat menyampaikan bahwa program pengentasan buta aksara ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Lapas dalam meningkatkan kualitas pendidikan warga binaan secara berkelanjutan.

“Program ini kami laksanakan sebagai upaya memberikan kesempatan kedua bagi warga binaan untuk meningkatkan kemampuan dasar literasi. Dengan kemampuan membaca dan menulis yang lebih baik, kami berharap mereka dapat lebih percaya diri dan memiliki bekal yang lebih kuat untuk menjalani kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana,” ujar Taufik Hidayat.

Salah satu warga binaan peserta kegiatan yang berinisial AD juga menyampaikan rasa syukur dan semangatnya dalam mengikuti program tersebut. Menurutnya, kesempatan belajar ini menjadi langkah awal untuk memperbaiki diri dan menumbuhkan kepercayaan diri.

“Melalui kegiatan ini saya merasa sangat terbantu karena dapat belajar mengenal huruf dan angka dengan lebih baik. Saya berharap ilmu yang saya dapatkan menjadi awal perubahan diri agar menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih siap ketika kembali ke tengah masyarakat,” ungkap AD.

Melalui kegiatan pengentasan buta aksara ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan.

Pendidikan menjadi jembatan perubahan yang memberikan kesempatan bagi setiap warga binaan untuk belajar, berkembang, dan membangun masa depan yang lebih baik. (nta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *