http://porosmetro.com | Jakarta, 30 Juni 2026 – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat untuk tidak lagi datang terlalu pagi ke Kantor Pertanahan (Kantah) hanya untuk mendapatkan nomor antrean pelayanan.
Melalui fitur Antrian Daring pada aplikasi Sentuh Tanahku, masyarakat kini dapat memesan nomor antrean secara online sebelum jadwal kunjungan.
Fitur tersebut merupakan bagian dari upaya digitalisasi pelayanan pertanahan yang bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses layanan bagi masyarakat.
Dalam siaran pers Kementerian ATR/BPN, Selasa (30/6/2026), dijelaskan bahwa pemesanan antrean dapat dilakukan setelah pengguna memiliki akun Sentuh Tanahku yang telah terverifikasi.
Melalui menu Layanan kemudian Antrian Daring, masyarakat dapat melakukan booking nomor antrean hingga tujuh hari sebelum tanggal kunjungan yang diinginkan.
“Fitur ini menawarkan kemudahan dan efisiensi waktu yang membuat proses mengantre dapat dilakukan dari mana saja,” demikian keterangan Kementerian ATR/BPN.
Setelah menentukan tanggal kunjungan, pengguna akan diarahkan untuk memilih jenis loket pelayanan sesuai kebutuhan. Sejak awal, sistem telah memetakan waktu kedatangan dan jenis layanan sehingga petugas di Kantah dapat langsung mengarahkan pemohon ke loket yang sesuai.
Beragam pilihan layanan tersedia dalam sistem, di antaranya loket pendaftaran dengan kuasa maupun tanpa kuasa, loket informasi, layanan non-PNBP untuk perbaikan data, loket pengaduan, loket prioritas untuk layanan wakaf dan aset pemerintah daerah, hingga loket penyerahan sertipikat yang telah selesai diproses, termasuk permohonan alih media ke Sertipikat Elektronik.
Kementerian ATR/BPN menegaskan, fitur Antrian Daring juga memberikan informasi secara terbuka mengenai jumlah antrean yang telah terdaftar, sisa kuota layanan, serta estimasi waktu pemanggilan secara real time.
“Dengan demikian, keputusan untuk datang ke Kantah tidak lagi berdasarkan perkiraan, tetapi berdasarkan informasi yang jelas,” tulis Kementerian ATR/BPN dalam siaran pers tersebut.
Menurut Kementerian ATR/BPN, pemanfaatan aplikasi Sentuh Tanahku menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan pertanahan. Kehadiran fitur Antrian Daring diharapkan mampu mengurangi kepadatan antrean di Kantor Pertanahan sekaligus memangkas waktu tunggu masyarakat.
“Digitalisasi layanan pertanahan melalui aplikasi Sentuh Tanahku membantu mengubah situasi antrean di Kantah menjadi lebih terkendali. Masyarakat bisa berhenti datang terlalu pagi dan menunggu layanan cukup lama karena kini dari Antrian Daring sudah menampakkan gambaran kapan giliran layanan akan tiba,” demikian penegasan Kementerian ATR/BPN.(rls:tomy/jk)












