http://porosmetro.com | Saumlaki – Kehangatan budaya Tanimbar menyambut kedatangan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M., bersama Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath, S.Sos., Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku di Bandara Mathilda Batlayeri, Lorulung, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat (26/6/2026).
Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan di kawasan perbatasan.
Disambut Bupati dan Forkopimda KKT
Setibanya di bandara, rombongan Gubernur disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pimpinan DPRD, serta Ketua organisasi wanita di daerah itu.
Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Masyarakat Tanimbar menunjukkan penghormatan kepada para tamu melalui prosesi adat yang sarat nilai budaya.

Tenun Tanimbar Jadi Simbol Penghormatan
Momen yang paling berkesan terlihat saat Bupati bersama jajaran Forkopimda mengalungkan syal tenun khas Duan Lolat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.
Tenun khas Tanimbar tersebut bukan sekadar cendera mata, tetapi menjadi simbol penghormatan, persaudaraan, dan ungkapan kasih masyarakat Bumi Duan Lolat kepada para pemimpin Provinsi Maluku.
Tradisi tersebut sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya lokal yang tetap dijaga sebagai identitas masyarakat Tanimbar dalam setiap penyambutan tamu kehormatan.
Forkopimda Provinsi Turut Dampingi Kunjungan
Kunjungan kerja Gubernur Maluku turut didampingi unsur Forkopimda Provinsi Maluku, di antaranya jajaran Kodam, Polda Maluku, Kejaksaan Tinggi Maluku, Koarmada III, Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA), hingga Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada III.
Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan soliditas pemerintah bersama aparat keamanan dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung agenda pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan.
Langsung Menuju Lokasi Groundbreaking
Usai beristirahat sejenak di ruang VIP Bandara Mathilda Batlayeri, rombongan langsung bertolak menuju Desa Lermatang untuk meninjau lokasi yang akan menjadi titik pelaksanaan groundbreaking pembangunan.
Dalam perjalanan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Kepulauan Tanimbar, Sekretaris Daerah Kabupaten, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, serta seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Agenda peninjauan lapangan ini menjadi salah satu fokus utama kunjungan kerja, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kesiapan pelaksanaan pembangunan yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sinyal Kuat Percepatan Pembangunan Perbatasan
Kehadiran Gubernur Maluku di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dinilai sebagai wujud nyata perhatian Pemerintah Provinsi terhadap pembangunan kawasan perbatasan yang memiliki nilai strategis bagi Maluku maupun Indonesia.
Melalui kunjungan ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten semakin erat sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
“Kehadiran Gubernur di Tanimbar menjadi sinyal kuat: perhatian Pemerintah Provinsi untuk akselerasi pembangunan di daerah perbatasan semakin nyata,” demikian disampaikan dalam narasi kunjungan kerja tersebut.
Membangun Maluku dari Wilayah Kepulauan
Semangat kolaborasi yang ditunjukkan dalam kunjungan kerja ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Kepulauan Tanimbar. Sinergi pemerintah, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan diyakini menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah kepulauan.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk terus menghadirkan pembangunan yang merata, inklusif, dan berkeadilan hingga ke wilayah terluar, terdepan, dan perbatasan, demi mewujudkan Maluku yang semakin maju dan sejahtera.(rls: tanimbar.go.id/jk)












