Berita

Kerja Sama dengan Universitas PGRI Kalimantan, Lapas Narkotika Karang Intan Perkuat Pembinaan melalui Pendidikan Tinggi

×

Kerja Sama dengan Universitas PGRI Kalimantan, Lapas Narkotika Karang Intan Perkuat Pembinaan melalui Pendidikan Tinggi

Sebarkan artikel ini

Karang Intan, Porosmetro.com

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus membuka ruang pembelajaran bagi warga binaan melalui program pendidikan tinggi yang bekerja sama dengan Universitas PGRI Kalimantan. Melalui perkuliahan S1 Program Studi Kewirausahaan, Lapas menghadirkan mata kuliah Pendidikan Agama Islam yang membekali warga binaan dengan ilmu pengetahuan, penguatan nilai keimanan, serta pembentukan karakter positif, Jumat (19/06/2026).

Perkuliahan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk menambah wawasan akademik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dalam memahami nilai-nilai kehidupan, membangun kesadaran diri, serta menanamkan sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, dan semangat untuk terus memperbaiki diri.

Melalui materi yang disampaikan oleh dosen pengajar, Erni Susilawati, M.Ag., warga binaan diajak untuk menjadikan ilmu agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam proses pembinaan karena mampu membuka pola pikir baru sekaligus membangun kesiapan warga binaan untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.

“Pendidikan menjadi salah satu jembatan perubahan bagi warga binaan. Kami ingin mereka tidak hanya berkembang dari sisi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik, pola pikir yang positif, serta kesiapan untuk kembali menjadi pribadi yang produktif dan bermanfaat di tengah masyarakat,” ujar Yugo.

Sementara itu, dosen pengajar Erni Susilawati, M.Ag., menjelaskan bahwa mata kuliah Pendidikan Agama Islam tidak hanya mengajarkan pengetahuan keagamaan, tetapi juga mengajak mahasiswa untuk memahami makna kehidupan, membangun akhlak yang baik, dan meningkatkan kualitas diri.

“Melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam, mahasiswa diajak untuk lebih mengenal nilai-nilai kebaikan, memperkuat hubungan dengan Tuhan, serta membangun sikap yang mencerminkan kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” jelas Erni.

Kegiatan perkuliahan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Warga binaan mengikuti setiap sesi pembelajaran dengan semangat, aktif berdiskusi, serta menunjukkan komitmen untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

Melalui program pendidikan tinggi ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang bermakna melalui pendidikan, dengan memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperluas wawasan, memperkuat karakter, serta menyiapkan masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. (nta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *