Tanggamus – Sekelompok warga pekon Pulau Panggung melakukan penggerebekan terhadap rumah milik seorang perempuan berinisial M, yang diketahui berstatus janda dan memiliki dua orang anak. Rumah tersebut dicurigai sering didatangi laki-laki hingga bermalam di dalamnya.
Berdasarkan keterangan warga yang akrab disapa Bang Jago, peristiwa bermula pada Selasa malam, 16 Juni 2026. Saat itu ia sedang lembur bekerja di bengkel motor miliknya, lalu tiba-tiba menerima telepon dari warga bernama Wawan.
“Malam Rabu kemarin (16/6) kan saya lagi lembur di bengkel, tiba-tiba saya ditelepon oleh Wawan supaya saya segera pulang dan menemui mereka di suatu tempat. Karena merasa was-was dan khawatir sama anak istri saya di rumah, saya pun pulang dan menemui warga lain yang sudah siap untuk melakukan penggerebekan. Tapi sayang, laki-laki yang bermalam tersebut berhasil lolos dari kepungan kami,” ungkap Bang Jago merupakan warga pulau panggung kepada awak media, Kamis (18/6/2026).
Merasa kejadian itu mencemarkan nama baik kampung serta mengganggu ketertiban lingkungan, warga kemudian mendesak M. Akhirnya, M mengakui hubungan tersebut. Warga pun meminta agar keduanya segera melangsungkan pernikahan sebagai jalan penyelesaian yang terbaik.
Namun, situasi berubah pada Rabu malam, 17 Juni 2026. Laki-laki yang sempat melarikan diri itu justru kembali mendatangi rumah M dengan niat bertanggung jawab dan menyatakan bersedia meminang. Sayangnya, keinginan tersebut tidak disetujui oleh keluarga M.
Melihat kondisi itu, warga memutuskan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Pulau Panggung. Mendapat laporan, anggota kepolisian bernama Gustaf segera meluncur ke lokasi. Setelah dilakukan pengecekan data, diketahui bahwa laki-laki tersebut ternyata masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus pencurian sepeda motor. Ia pun segera diamankan dan dibawa ke kantor Polsek Pulau Panggung untuk dilakukan pemeriksaan serta pengembangan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menelusuri kemungkinan keterkaitan tersangka dengan kasus-kasus lain yang pernah terjadi di wilayah tersebut.(DA)












